Gue
suka sama kutipan novel “Perahu Kertas” bagian ini :
“Keenan
terdiam. Tatapan Kugy menyadarkannya bahwa hatinya ingin berada di dua tempat.
Dan meski hatinya telah ia jaga rapi untuk seseorang yang menantinya nun jauh
disana, pertemuan singkat dengan Kugy langsung menjungkirbalikkan apa yang
selama ini ia bangun dengan hati-hati dan susah payah.
Melihat
Keenan yang membisu, Kugy menghela napas. Batinnya berteriak semakin
menjadi-jadi.
Buat
apa dia kembali? Buat apa muncul sejenak lalu menghilang lagi nanti? Sementara
sejenak saja kehadiran Keenan mampu mengobrak-abrik seluruh tatanan hatinya.”
I
don’t know exactly why I like this part.
Gue
mungkin ngerasa, I was Kugy and he was Keenan here.
Yeaah..
life makes love looks hard guys~ :’)
"Buat apa muncul sejenak lalu menghilang lagi nanti?"
BalasHapusSeandainya mampu untuk tak hanya 'sejenak'. Seandainya.
Hapus