Selasa, 26 Juni 2012

well, this is for you :)

Aku berharap pada seseorang 
yang tlah pergi, 
Aku berharap kehadirannya, 
Aku berharap kebaikannya, 
Aku berharap perhatiannya... 

Tapi.. 

Sering aku menangis karenanya, 
Sering aku dikecewakannya, 
Sering aku merasa disakiti 
olehnya... 

Lalu… 

Apakah dalam kecewa, dalam 
tangis dan dalam sakit itu ada 
kebahagiaan yang aku dapatkan? 
Apakah dengan kekecewaan ini, 
dengan tangis ini, 
dengan perasaan sakit hati ini, 
dia menjadi mencintaiku? 
Mungkin jawabannya TIDAK 

Jadi… 

Bukankah ini saat yang tepat 
bagiku tuk pergi? 
Bukankah ini saat yang tepat 
bagiku tuk menjauh? 
Setidaknya aku pergi dari rasa 
kecewa ini… 
Ya ini sangat sulit bagiku... 
Tanpa kusadari… 
Aku telah hanyut dalam harapan, 
impian dan angan kosongku 
sendiri... 
Sedikit kata darinya sudah 
membuat ku merasa 
diperhatikan 
Sedikit senyum darinya sudah 
membuat aku berpikir dia peduli 
Sedikit kabar darinya sudah 
membuat aku terlena, tak 
beranjak… 

Ya… semua yg sedikit itu saja 
sudah membuat aku bahagia… 

Yg sedikit bahkan semu, sudah 
membuat aku bertahan.. 
Untuk sesuatu yang KOSONG, 
Untuk sesuatu yang tak pernah 
dia pikirkan 
Untuk sesuatu yang bukan apa- 
apa untuknya 
Dan esok, lusa, nanti ataupun 
detik yang akan datang… 
Aku akan kecewa, menagis dan 
sakit hati lagi… 
Ini saatnya aku melangkah… 
Mendaki di terjal kehidupan dan 
mengalir bagai sungai 
Tak kan bertahan untuk harapan 
yg tak pernah ada… 
Tak kan menunggu hembus 
angin yang lalu… 
Aku tak ingin terbangun dalam 
keadaan remuk 
Selagi aku bisa berdiri… 
Selagi airmataku belum habis 
Selagi hatiku belum bernanah.. 
Biarlah sakitnya terasa hari ini.. 
Esok luka itu akan mengering 
Biarlah dia menjadi bagian 
kenanganku 
Tapi dia tak lagi 
menghancurkanku 
Bahkan ketika aku pergi 
Dia tak pernah menangisiku 
Mungkin dia tak menyadarinya 
Karena aku bukan yang 
diharapkannya 

Aku bukan yang dipirkannya 
Aku bukanlah apa-apa baginya 
Biarlah airmata ini menetes 
sederasnya 
Dan biarlah rasa sakit ini 
menghunjam dalam 
Tapi untuk yang TERAKHIR 
kalinya…. 
Tuhan tidak menciptakan satu 
orang didunia ini.. 
Diluar sana masih banyak yang 
membutuhkanku.. 
Diriku kini hanya untuk mereka yang lebih 
menghargai perasaanku. 

Terimakasih 16 Desember untuk segala kebahagiaan, kesedihan, senyum, tawa, canda, airmata, amarah, sayang, kebaikan yang tlah kau berikan :) terimakasih telah mengajarkan banyak hal.. Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar